:
Perambatan Kalor


A. Konduksi

Konduksi adalah perambatan kalor tidak disertai dengan perpindahan partikel zat penghantar.

Animasi perambatan kalor pada batang logam

 

Pemanasan ujung batang logam T2  mengakibatkan bertambahnya getaran partikel pada ujung T2 atau bertambah energi kinetik vibrasi partikel, getaran partikel inilah mengakibatkan getaran partikel lain yang berdekatan akhirnya terjadi perambatan energi kalor tanpa disertai gerak partikel penghantar atau secara konduksi.

Mari analisa banyaknya kalor (Q) tiap waktu (t) atau laju perpindahan kalor (Q/t) atau H:

  1. Makin besar luas penampang penghantar (A) makin banyak partikel yang dipanaskan pada ujung T2 maka makin banyak kalor yang dirambatkan.
  2. Makin besar ujung T2 dipanaskan makin besar getaran partikel di ujung T2 maka makin banyak kalor yang dirambatkan. Lebih tepatnya ΔT/L makin besar maka makin besar kalor yang dirambatkan.
  3. Setiap benda memiliki daya hantar kalor berbeda-beda (konduktivitas termal/koefisien konduksi termal). Makin besar konduktivitas termal (k) suatu penghantar makin besar energi kalor yang dirambatkan.

Pernyataan di atas secara matematik ditulis:

rumus_perambatan_kalor  Perambatan kalor secara konduksi.

 

 

 


Comments 

 
0 #2 Perambatan KalorTory 2017-05-16 07:09
Thanks for finally writing about >Perambatan Kalor
 
 
0 #1 murid smakevin andrian 2012-04-18 19:57
bs kasi tau cara download gbrnya?
 

Add comment


Security code
Refresh